Home Budaya David Darmawan, Terpanggil Untuk Menyelenggarakan Betawi Startup Weekend

David Darmawan, Terpanggil Untuk Menyelenggarakan Betawi Startup Weekend

SHARE

BISNISEKONOMI.com- Festival Betawi, yang dinamakan Festival Betawi Bangkit,  sebagai bentuk kecintaannya akan Budaya dan peningkatan kapasitas masyarakat Betawi.
David Darmawan menyebut Festival Betawi B@nkIT yang diselenggarakan pada tanggal 26-28 Januari 2018 ini akan menampilkan beberapa acara yang sangat menarik. “Akan banyak acara yang akan ditampilkan dalam festival tahun ini yaitu Festival Ondel-ondel, Festival Maen Pukul Betawi (pencak silat Betawi), Bazaar kuliner Betawi, Peluncuran Forum Juragan Muda Betawi, Penggalangan Dana untuk Pesantren Indonesia di USA bersama Nusantara Foundation, Pemberian Santunan Anak Yatim, dan Betawi Startup Weekend,” kata David  saat ditemui awak media di acara Pembukaan Festival Betawi B@nkIT di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (26/1).
“Secara pribadi saya sebenarnya ikut prihatin sekaligus terpanggil untuk menyelenggarakan Betawi Startup Weekend yaitu suatu kompetisi pembuatan startup Betawi yang bertujuan untuk membuat suatu aplikasi yang akan membantu menjawab kebutuhan sosial, budaya, transportasi, dan ekonomi warga DKI Jakarta,” ungkapnya.
Menurutnya Betawi Startup Weekend ini akan mengangkat tema Pemberdayaan Sosial, Budaya, Transportasi, dan Ekonomi Betawi. “Yang pasti event Betawi Startup Weekend ini tujuannya sangat jelas yaitu untuk mengangkat taraf kehidupan masyarakat Betawi lewat pemberdayaan di beberapa sektor utama yaitu Sosial, Budaya, Transportasi, dan Ekonomi. Seharusnya kemajuan teknologi juga mampu menjawab berbagai permasalahan masyarakat Betawi saat ini. Mudah-mudahan melalui kompetisi Betawi Startup Weekend ini menghasilkan teknologi berupa produk aplikasi yang sifatnya inovatif yang nantinya melalui perusahaan akan saya tunjukkan dan presentasikan di event Horasis Asia Meeting, di Ho Chi Minh Region, Vietnam, tanggal 25-26 November 2018 nanti. Sebagai informasi Horsis Asia Meeting ini merupakan World Economic Forum for emerging market (New York Times). Di event Horasis akan disediakan platform bagi perusahaan yang sedang dan telah berkembang untuk membawa produknya ke level global. Saya sendiri diundang khusus oleh panitia penyelenggara Horasis Asia Meeting. Kriteria mereka jelas, mereka (panitia Horasis) menilai apa yang saya buat dan kerjakan serta hasilkan terutama di dunia startup Indonesia, maupun level global. Saya sendiri sangat optimis lewat presentasi startup Betawi ini pada acara tersebut, sedikit banyak mampu meningkatkan gairah bisnis online UMKM di Indonesia,” Kata David.
Sebagai gambaran informasi  Pemerintah Indonesia sendiri telah mencanangkan target bisnis online Indonesia mencapai 130 miliar dolar AS atau Rp 1.850 Trilun pada 2020. Dari data yang dikeluarkan survei Delloite dan Google 2015, dari 56,5 juta UMKM Indonesia yang dicatat BPS 9% yang telah berjualan online. Ini berarti masih ada 91% UMKM belum kenal bisnis online. “Angka ini jelas sangat memprihatinkan, ini jelas tugas rumah buat kita semua, jadi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah saja. Butuh komitmen dan kerjasama dari semua pihak agar target Pemerintah untuk menghasilkan startup -startup e-commerce yang baru dapat tercapai sesuai target”, tutur David. (Maslim)