Home Nasional Kubu Hanura Daryatmo Mengutuk Keras Pengrusakan Oleh Oknum Pengurus DPP Hanura Di...

Kubu Hanura Daryatmo Mengutuk Keras Pengrusakan Oleh Oknum Pengurus DPP Hanura Di KPU

SHARE

,Jakarta –Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura mengutuk keras tindak penyerangan dan pengurusakan oleh oknum yang diduga Pengurus DPP Partai Hanura terhadap fasilitas sarana dan prasarana KPU Pusat yang sedang melakukan seleksi menverifikasi terhadap  25 SK DPC – DPC Hanura Oso Suddingcalon anggota legislatif dari wilayah atau cabang Partai Hanura periode 2019-2024 yang merupakan turunan dari Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : M.MH -22 .AH.11.01 Tahun 2017, tanggal 12 Oktober 2017 Tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat Periode 2015-2020 dan diperkuat dengan putusan Pengadilan TUN Jakarta Nomor : Nomor . 24IG/2018IPTUN-JKT, tanggal, 26 Juni 2018 yang telah ditindak lanjuti oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik lndonesia.

“Kemarin pada saat tim verifikasi mengupload data-data pengurus DPC Partai Hanura baru-baru 25, kurang lebih sisa 5 lagi datang oknum-oknum yang mengaku Partai Hanura yang melakukan pengrusakan, sehingga petugas KPU tidak berani melakukan pengisian,” ujar Ketua Tim Hukum Partai Hanura Adi Warman di Grand Slipi Tower, Jakarta Barat, Sabtu (7/7/2108).

Terkait dengan peristiwa ini Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura meminta agar Kepolisian untuk mengusut tuntas pengrusakan fasilitas KPU yang merupakan milik Negara yang terjadi pada sore hari Jumat tanggal, 06 Juli 2018 di kantor KPU Pusat Jakarta, karena telah melanggar ketentuan pasal 406 dan 170 KUHPidana.

“Saya atas nama tim hukum mengutuk keras perbuatan itu karena kader partai Hanura tidak diajarkan membuat anarkis, partai Hanura mengedepankan hati nurani, sopan dan elegan, berjuang untuk kepentingan rakyat,” kata Adi.

Ia meminta kepolisian mengusut kasus kekerasan tersebut. Nantinya dikhawatirkan hal ini dapat mengganggu kerja KPU sebagai penyelenggara pemilu.

“Jadi apabila melakukan seperti itu saya meminta dengan sangat kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Kalau tidak diusut tuntas saya sangat khawatir lembaga KPU akan terus diganggu oleh oknum yang melakukan kegiatan anarkis tersebut,” ujar Adi.

Kepada Kepolisian Negara RI kami Derwan Pimpinan Pusat Partai Hanura minta agar menindak secara tegas oknum Benny Rhamdani dan kawan-kawannya yang telah menyebarkan selebaran yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik sesorang dengan kata : “ Kalau Mau Perang, Maka Harus Siap Kalah dan Hancur Jenderal”. DASAR KAMPRET…! Dan “Langka Berikutnya: Gerakan Secara Nasional, Bersihkan Kabinet Jokowi dari Pelaku Kejahatan HAM 98”.( Dani)