14 Negara Akan Mengikuti kejuaraan dunia Jetski 2019 di Indonesia

 

Jakarta— Pengurus Pusat Indonesia Jetsport Boating Association (PP.IJBA) akan mengadakan gelaran kejuaraan dunia 2019 yang akan di selenggarakan di Indonesia untuk pertama kalinya. Kejuaraan ini akan berlangsung pada tanggal 27 sampai 31 Maret 2019 bertempat di Venue Jetski Indonesia Academy, TIJ Ancol, Jakarta Utara.

Ketua Pembina PP IJBA, Komjen Pol (Purn) Syafruddin mengatakan, setelah kita melaksanakan pesta besar yaitu ASEAN GAMES 2018 pada tahun lalu dimana kita sama sama mengetahui bahwa Indonesia telah memiliki prestasi besar dan telah mencapai maksimal. Dan saat ini juga tidak luput tentunya dikarenakan kesiapan pemerintah dalam menyiapkan salah satunya infrastruktur dalam penyelenggaraan kejuaraan Jetski bertaraf internasional bahkan di akui oleh beberapa pihak maupun negara.

“Oleh karena itu kami meminta dukungan kepada rekan rekan media dan seluruh stakeholder untuk membangun opini supaya khalayak masyarakat Indonesia mengetahui. Dan kita harapkan dapat memberi support datang ke arena ini,” kata Komjen Pol (Purn) Syafruddin saat jumpa pers di markas PP IJBA, Ancol, Jakarta, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Dikesempatan yang sama Ketua Umum PP IJBA, Saiful Sutan Azwar yang akrab disapa Fully mengatakatan, yang mana tahun ini adalah kejuaraan dunia yang pertama di Indonesia yang mana kami harapkan ini menjadi trigger ke depan. Dimana trmpat ini dibangun tentunya tidak untuk diabaikan dan kita akan terus continue membangun olahraga di Indonesia khususnya bidang jetski.

“Adapun peserta yang ada kurang lebih 14 negara. dimana ada 22 tim dan personel ini 30-33 karena ada kelas yang diminati ada 3. saya harapan kelas kelas ini, khususnya yang ketiga; (Amateur F1 Open (Grand Tourismo), bagus buat peserta yang baru mulai dan punya kans yang besar di Indonesia, karena lebih banyak jetski yang sifatnya touring. kelas ini maksimum tiga riders. dimana mereka bisa ganti gantian,” ujar Fully.

“Kita juga buat aturan isi bensin. karena isi bensin ini menjadi mandatory karena setiap jetski berbeda beda kemampuan jaraknya. Jadi kita ada refill dimana ini dilakukan dalam satu kali minimal 10 liter. Tidak ada mandatory semuanya wajib. Nah ini kita lakukan supaya fair untuk semua pembalap,”
pungkas Fully.