Pengelola Kawasan Wisata Tanjung Lesung Ucapkan Bela Sungka untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Jakarta– Bencana gelombang tsunami yang terjadi di Selat Sunda dan Pesisir Banten Selatan, Sabtu malam hari (22/12/2018), sekitar pukul 21:27 WIB mengakibatkan banyaknya korban.

Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) sementara jumlah korban dan kerusakan akibat bencana tersebut tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka luka, dan 28 orang hilang. Untuk properti sebanyak 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, serta 350 kapal dan perahu rusak.

CEO dan Founder Jababeka Group S.D. Darmono mengatakan,Turut berduka cita untuk para korban bencana dan penduduk yang kehilangan properti di wilayah bencana.

Selain itu ia menjelaskan bahwa yang dikelola PT Banten West Java (anak usaha Jababeka) itu gedungnya 30% yang rusak, 70% tinggal dibersihkan bisa diperbaiki, untuk sementara ini.

“Kalau mesti dibangun kembali, barang kali perlu Rp 150 miliar kalau dibangun kembali. Kita perkirakan yang bisa diklaim cukup membangun kembali,” ujarnya