KOMUNITAS PEREMPUAN SERUKAN DETEKSI DINI KANKER DARI LAPAS WANITA

JAKARTA -Kanker payudara menempati posisi salah satu prevalensi kanker tertinggi di Indonesia dan menempati posisi ke IO untuk penyebab kematian terbanyak pada wanita di Indonesia. Dengan jumlah yang sangat tinggi ini, pencegahan menjadi salah satu hal yang perlu disebarluaskan.

Kanker payudara menjadi sorotan setiap tahun, karena tidak hanya menyebabkan kerugian materi para pasiennya, juga moril dan kepercayaan diri. Oleh karena itu, perlu ada dukungan dari pemerintah dan pengertian dari masyarakat, seputar deteksi dini kanker payudara.

Menurut Dr Alflah Amiruddin, MD, MSurg, Dokter Spesialis Bedah RS Mitra Kemayoran, dengan adanya deteksi dini kanker payudara, tingkat kesakitan dapat ditekan dan kematian pun dapat dicegah. Penanganan yang dilakukan lebih sederhana dan biaya pun lebih murah. “Oleh karena itu, sosialisasi untuk deteksi dini menjadi hal yang perlu digaungkan ke masyarakat luas,‘ ujamya.

RS Mitra Kemayoran bekerjasama dengan Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLlPI), Kementrian Hukum dan HAM, Yayasan Maharani Kirana Pertiwi dan Allianz Indonesia akan menggelar Cancer Day, sosialiasi deteksi dini kanker payudara dengan tema “Untukmu Perempuan Indonesia ; Sayangi Payudaramu” Bersama Wanita Kuat di Lapas Wanita Tangerang, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi awal untuk menggerakkan kesadaran masyarakat akan deteksi dini kanker payudara. Gerakan serupa untuk mendukung sosialisasi deteksi dini kanker payudara perlu didukung berbagai pihak dalam rangka menyehatkan wanita Indonesia.

Lapas Wanita Tangerang dipilih menjadi tempat penyelenggaran ‘Untukmu Perempuan lndonesia’, menurut Dr Alflah, karena lapas wanita membina para perempuan Indonesia yang bemasib kurang bcruntung. Sebagai salah satu rumah sakit yang peduli akan Deteksi Dini Kanker Payudara, maka rumah sakit Mitra Keluarga Kemayoran bersama Allianz Indonesia ingin berbagi pengetahuan dan kescmpatan untuk melakukan skrining kanker payudara. “RS Mitra Keluarga Kemayoran sangat peduli akan kcsehatan kaum perempuan di negeri ini yang seharusnya memiliki hak untuk tetap sehat mcsti bcrada dibalik jeruji besi,” papamya.

Target RS Mitra Keluarga Kemayoran, melalui kcgiatan ini dapat mcmberikan edukasi kepada warga binaan. clan anggou komunitas percmpuan yang hadir Ientang pentingnya deteksi dini untuk menurunkan angka stadium lanjut kanker payudara yang berkisar 40- 70%.

Pada acara terscbut juga akan dijadikan momcn untuk menyambut hari Sumpah Pemudl dan menjadi rangkaian kcgiatan Dharma Wanita Kcmentrian Hukum dan HAM dalam rangka hari Ulang Tahun Kemcnkumham. Acara dimeriahkan dengan talkshow kesehatan, fashion show perwakilan penghuni Lapas berkolaborasi dengan komunitas perempuan yang mcndukung kegiatan ini. Serta Baksos berupa pemeriksaan Mammografi dan USG Gratis pads warga binaan dan Staf Lapas yang tcrindikasi berisiko tinggi terhadap kanker payudara . Tak ketinggalan hiburan untuk para penghuni Lapas.

Ketua PPLIPI, lndah SDA memberikan apresiasi kepada RS Mitra Keluargn Kcmayoran dan menyediakan sejumlah dana untuk pemeriksaan gratis bagi para penghuni Lapas dan petugas Lapas.. Karena pemeriksaan dini kanker tidak masuk kebijakan yang ditanggung oleh BPJS. “Semoga kc depan akan ada keberpihakan dari berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah: agar pcmcriksaan kanker secara dini bisa mudah dan murah, atau bahkan gratis.” ujarnya.

PPLIPI, menurut lndah, sebagai organisasi sosial yang bertujuan mcmberdayakan percmpuan di scgala aspek kehidupannya, salah satu prioritas programnya adalah masalah kesehaun. “Masalah kanker ini mcnjadi sorotan besar karena banyak dialami kaum perempuan. khmusmm breast cancer dan kanker serviks. Menjadi tanggung jawab kami untuk ikut melakukan kampanye dan sosialisasi ke para perempuan di semua golongan,” ujarnya.