Menyatukan Kebersamaan dan Keseragaman Alumni ITB Melalui SINERGIMUDA

Jakarta- ketua umum pengurus pusat IA ITB Ridwan Djamaluddin mengatakan dengan terselenggaranya SINERGIMUDA ini menjadi upaya nyata ikatan alumni ITB, bagi para alumni mudanya untuk lebih saling mengenal, menjalin relasi,  berbagi manfaat,  sehingga diharapkan terciptanya aksi terpadu sinergis sedari dini serta militansi keberpihakan terhadap hasil karya industri  Indonesia demi memperkuat brainware bangsa. SinergiMuda juga menjadi wadah bagi para alumni muda untuk saling berkumpul dan mengakrabkan diri tidak hanya dari satu angkatan atau jurusan yang sama, tapi dari jurusan dan angkatan yang beragam bekerja diberbagai sektor industri, ujarnya.

Untuk meningkatkan networking para alumni muda ITB, terutama yang baru lulus, IA ITB menggelar program Hype Coach di Sekertariat pusat IT ITB, Jakarta, Sabtu (18/5).

“Hype Coach ini sebenarnya adalah pre event dari program Sinergi Muda 2018. Melalui Hype Coach ini, kita sebagai alumni-alumni muda ITB bisa saling sharing, terutama alumni-alumni muda yang punya karir yang cukup exelence”, kata RSVP Director Sinergi Muda 2018, Agil Gozal disela-sela kegiatan.

“Kita ingin alumni muda yang sudah bisa excellence ini setidaknya mampu men-share pengalamannya dan menularkan kesuksesan mereka. Karena banyak kegelisahan para alumni muda terutama yang baru lulus, mencari wadah untuk meningkatkan jejaring para alumni ITB”, tambah Agil.

Selain itu, lanjut Agil, Hype Coach yang diikuti sekitar 160 an peserta  ini juga untuk menjaga silaturahmi networking, bukan hanya antar alumni muda namun juga dengan semua angkatan.

“Jadi tujuan besar kita adalah terciptanya HUB alumni muda, khususnya 10 tahun termuda, itu agar bisa menjadi gerbang utama, network ke alumni-alumni senior, untuk share baik knowledge maupun funding-funding mereka kepada para alumni muda yang masih strugle. Jadi kami mau settle jadi HUB untuk connect itu semua”, jelasnya.

Agil menilai, HUB sebagai gerbang seluruh alumni ITB ini dirasa sangat penting karena selama ini belum terasa gerakan yang menjembatani kebutuhan para alumni muda akan lapangan pekerjaan, dengan knowledge dan informasi yang dimiliki para alumni senior.

“Jadi di HUB yang ingin kita bangun ini nantinya juga ada program Alumni Talent Pool yang dapat menjadi akses khusus dari IA ITB terhadap teman-teman di perusahaan-perusahaan manapun yang interest untuk langsung secara ekslusif untuk dapat human resource dari alumni ITB. Tapi saat ini memang itu masih wacana”, ujarnya.

“Kedepan, Hype Coach ini akan menjadi program mentoring alumni senior kepada alumni muda untuk transfer ilmu dan apapun tergantung interest masing-masing. Kami berharap para peserta selain mendapatkan manfaat knowledge dan networking juga bisa mulai berkontribusi, seperti ide-ide kreatif, serta pro aktif untuk approach guna memajukan IA ITB”, pungkas Agil.

Dan Dalam Acara ini juga, juga hadirin dr Bang Elfi Malano, (Ketua Bidang Pelayanan Alumni ITB), yang hadir mewakili Ketua Umum IA ITB Ridwan Djamaluddin yang pada saat itu masih dalam perjalanan dari India menuju Indonesia selepas menghadiri pertemuan dalam mendorong kerja sama dalam kemaritiman bersama MenKo Luhut Binsar Panjaitan. “Tutup Bang Elfi Malano kepada semua alumni muda ITB”.