Pidato Ketum Megawati Soekarnoputri dalam HUT PDIP Ke-45

Jakarta,JJ- Peringatan HUT ke-45 PDIP dirayakan kader banteng, yang¬†dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan para petinggi negara serta partai, bertempat di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat,¬†Rabu (10/01). Dengan bertemakan “Pancasila Bintang Penuntun Indonesia Raya”, memiliki makna sebagai bentuk janji PDIP untuk selalu setia pada jalan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan dan berpolitik.

Salah satu kutipan dari pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan Ideologi bukan suatu alat yang berfungsi mengumpulkan pengikut dan melegitimasi para pemimpinnya, ideologi bukan mesin untuk memproduksi pengikut yang patuh, dan buta rasionalitasnya, bukan untuk menciptakan pemimpin yang mangkir memanipulasi.

Ideologi yang benar justru berfungsi untuk melahirkan masa yang sadar, melahirkan rakyat yang sadar akan tanggung jawabnya kepada kepentingan nasional, ideologi yang benar itu suatu penuntun bagi pemimpin dalam melebur diri dalam masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh rakyatnya.

Saudara-saudara sekalian sebangsa dan setanah air.

Saya berharap semua pihak melihat, mewaspadai fenomena arus yang saya sampaikan diatas, jika praktek-praktek politik seperti itu dibiarkan tumbuh subur maka politik tidak akan pernah menjadi Jalan pengabdian, dan mampu melahirkan keadilan sosial politik hanya menjadi panggung atraksi permainan kompromi-kompromi yang tidak menyenangkan segelintir orang, politik hanya sebagai arena transaksi-transaksi ekonomi petinggi-petinggi dan kelompok-kelompok tertentu tidak akan ada tempat. (SR)